pelecehan seksual oleh kyai pati

Waspada terhadap kejahatan seksual terhadap anak. Seorang siswi kelas V sebuah sekolah dasar (SD) di Depok diduga telah menjadi korban pelecehan seksual dalam angkot. Adalah D yang akhirnya nekat melompat dari angkutan umum.

Padahal angkutan yang ditumpanginya dalam kondisi melaju namun D nekat lompat. Akhirnya ia pun mengalami luka di kaki dan tangan.

Bermula ketika D pulang sekolah dan naik angkot jurusan Terminal-Depok 2. Dia duduk di bangku depan. Ketika angkutan sepi, Iwan sang sopir langsung berbuat tidak senonoh terhadapnya.

Ketakutan, D nekat melompat keluar. Setelah lompat D menangis dan warga menghampiri. Mengetahui perbuatan bejat Iwan, warga langsung mengepung angkot dan sopirnya.

Bahkan warga sempat menghajar karena kesal. Beruntung polisi yang berptroli segera menghampiri dan mengamankan Iwan.

Tami, ibu korban mengaku tidak terima atas apa yang menimpa anaknya. D mengalami luka dan trauma. “Saya enggak rela anak saya digituin. Dia trauma pak,” katanya kyai patipelecehan seksual.

Kasus ini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Unit PPA) Polresta Depok. Pelaku dan angkotnya diamankan polisi. “Karena ini dugaannya pencabulan terhadap anak dibawah umur, maka kasusnya kami koordinasikan dengan Unit PPA,” ujar Wakapolsek Sukmajaya, AKP Syah Johan. berita fiktif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *